RSS Contact

Rabu, 19 Oktober 2011

Shinjitsu

Part 17
(sudut pandang aku tidak dipakai lagi)

Hanabi dan Raichi segera pergi mengikuti jejak-jejak anak bertopeng misterius itu tanpa menceriakan apa-apa pada Hikari. Hikari yang tidak tau apa-apa hanya mengikuti Hanabi dan Raichi dari belakang menuju bukit di pinggiran kota.

“Sial! Kita kehilangan jejak!” kata Raichi

“Memangnya kenapa dengan amak itu?” tanya Hikari

“Anak itu... Dia yang membuat semua murid di sekolah pingsan dan dia mengambil partner Raichi”jawab Hanabi.

“Sudah hampir gelap sekarang. Ayo kita istirahat dulu” kata Raichi

“Istirahat saja di rumahku, tidak jauh dari sini kok!”

“Itu ide bagus!” kata Hanabi

Rumah Hikari memang tidak terlalu jauh dari bukit itu. Memang lebih baik di rumah Hikari karena markas letaknya terlalu jauh. Semuanya juga sudah sepakat dengan pendapat Hikari

Mereka  segera berjalan ke rumah Hikari untuk istirahat sebentar. Hikari sedang mengingat-ingat apa saja bahan mekanan yang tersisa di kulkasnya 1 minggu yang lalu. Mungkin saja semuanya sudah busuk sekarang.

5 menit kemudian mereka sampai di rumah Hikari. Semuanya langsung masuk ketika pintu dibukakan, dan segera duduk di sofa sambil menghela nafas. Tapi Hikari langsung bangkit lagi dan memeriksa persediaan mie instantnya.

Untung saja masih tersisa 5 di lemari Hikari. Hikari segera memasak mie instant itu untuk Raichi dan Hanabi yang sedang duduk di sofa. Beberapa menit kemudian mereka sudah di meja makan dengan semangkuk mie panas.

Semuanya sudah kenyang sekarang dan siap untuk melakukan pencarian lagi. Raichi sudah berusaha menghubungi markas Shinjitsu tetapi tidak ada tanggapan sama sekali. Semua beranggapan mereka sedang mencari juga.

Tiba-tiba ada suara kaca yang pecah di sudut ruangan. Sebuah panah sudah menancap di tembok dengan secarik kertas merah. Mereka segera melihat ke luar jendela itu tapi itu sia-sia. Tidak ada jejak lagi yang tersisa.

“ Aku akan membukanya oke?” kata raichi

"Ayo cepat buka saja" kata Hikari dan hanabi

Semua juga sudah penasaran dengan isi secarik kertas merah yang ada di panah misterius.

"Oke isinya adalah...."

To be Continued.....

0 komentar:

Posting Komentar