Part 1
Sekitar 100 abad yang lalu, pengrajin kayu tidak sengaja membuat sebuah kuas dari pohon kediaman para setan dan roh jahat. Akibat berbuatan pengrajin, kuas itu menjadi malapetaka bagi pemiliknya. Semua orang berusaha mencari jalan keluarnya karena orang yang memegang itu pasti akan mati. Banyak orang yang mati saat itu karena kuas bisa mencari mangsanya sendiri. Sampai suatu saat seseorang menyegel kuas tersebut dengan mempertaruhkan nyawanya sendiri, ia berpesan jangan pernah membuka sedikit kertas segel yang dia tempelkan pada kuas itu.
Berabad-abad setelah kejadian itu, seorang anak bernama Raisy menemukan kuas yang ditempeli kertas. Dia membuka kertas itu dan setan yang ada di kuas itu seperti merasuki Raisy. Dalam keadaan tidak sadar, Raisy menggambar rumahnya yang terbakar. Gambarnya jadi nyata!!! Dalam sekejap keluarga Raisy terbakar dengan rumahnya. Rumah itu sekarang tinggal puing-puing. Karena kuas itu hanya terbuka sedikit dia tidak bisa mencari mangsanya dan hanya bisa menunggu di antara puing-puing.
Kira-kiara 10 tahun kemudian dibangun rumah baru. Penghuni rumah itu adalah Chelie yang berumur 8 tahun dan kedua orang tuanya. Chelie sangat suka melukis, dia ingin kuas baru karena kuas lamanya sudah rusak tapi orang tuanya tidak membelikan.
Kira-kiara 10 tahun kemudian dibangun rumah baru. Penghuni rumah itu adalah Chelie yang berumur 8 tahun dan kedua orang tuanya. Chelie sangat suka melukis, dia ingin kuas baru karena kuas lamanya sudah rusak tapi orang tuanya tidak membelikan.
Dia sangat kecewa medengar perkataan orang tuanya. Dia berjalan-jalan di halaman belakang ruumahnya dan dia menemukan kuas yang bagus. Chelie mencoba melukis kedua orang tuanya tapi saat selesai kuas bergerak sendiri menggores kepala orang tuanya dan..... mereka meninggal dengan kepala terpotong. Chelie yang ketakutan melihat orang tuanya meninggal lari ke hutan dekat kotanya. Dia berlari sampai menemukan kota sebelah.
To be continued....
To be continued....




1 komentar:
only 2 part
Posting Komentar