Part 34
Bel tanda masuk sudah berbunyi, kelas 1-3 masih penuh dengan balon. Tapi hal seperti itu memang sudah wajar karena setiap kali ada murid yang ulang tahun pasti kelasnya dibuat seperti ini. Guru-guru juga sudah menyerah soal ini.
Sekarang giliran perkenalan Alv dan Zen. Kenapa ya semua murid-murid aneh ditempatkan di kelas 1-3...
“Namaku Alv Star-sun dan dia Zen Star-moon. Oke, mohon bantuannya ya!” kata alv dengan penuh semangat
“Kau terlalu bersemangat nii-san” bisik Zen tanpa ekspresi
Zen seperti tidak pernah tersenyum dan tatapannya sangat dingin seperti Ryuzaki. Sedangkan Alv kebalikannya, selalu tersenyam dan bersemangat dan tatapannya juga sangat hangat.
Para cewek di sekolah terpana melihat 2 pria kembar yang sangat cool dengan kepribadian yang berbeda. Muncul idola baru di sekolah...
Setelah perkenalan, pelajaran matematika dimulai. Pelajaran ini disukai sebagian besar murid karena Takahata-sensei sangat tampan dan baik.
Selain itu cara mengajarnya mudah dimengerti dan catatan yang diberikan selalu keluar saat ulangan umum karena itu rata-rata matematika di sekolah Seiryu selalu 8 ke atas.
Di tengah-tengah pelajaran, sesuatu melesat masuk ke kelas dan memecahkan kaca jendela. Dan.... “Duar” asap mulai menyebar dari benda itu.
Seseorang masuk dengan memanfaatkan asap itu untuk menyembunyikan keberadaannya. Itu... Ryuzaki!
“Sial! Ini bom asap!” kata Raichi kesal
“Sssst” desis Ryuzaki pada Miyu
Ryuzaki menggigit lehernya, dia sangat persis seperti vampire saat itu. Beberapa detik setelah digigit, Miyu pingsan. Tidak ada yang tau kalau Ryu sedang menyusup ke kelas saat itu.
Ryu menyusup ke luar jendela sambil menggendong Miyu tanpa diketahui siapapun. Perlahan-lahan asapnya mulai menipis.
“Dasar orang-orang bodoh.... Mereka bahkan tidak melihat keluar jendela..” batin Ryu
Miyu yang masih pingsan masih berada di punggung Ryuzaki. Sedangkan di kelas mereka masih tidak menyadari kalau seorang teman mereka menghilang...
Ryuuki yang entah darimana berlari masuk ke kelas dan menghapiri Raichi, Hikari dan Hanabi.
“Apa yang terjadi?” tanya Ryuuki
“Entahlah, seseorang melempar bom asap ke dalam kelas lagipula kenapa kau ada di sini?” kata Raichi
“Jangan pikirkan itu dulu! Jadi sekarang serangan apa yang mereka rencanakan?” kata Ryuuki pada dirinya sendiri
“Ah! Ini kan....” kata Alv sambil melihat kertas berwarna emas yang bertuliskan.....
To be continued....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar